Bayangan Neraka Roma Masih Bayangi Valverde
Berita Bola Liga Champions

Bayangan Neraka Roma Masih Bayangi Valverde

Musim lalu, Barcelona menerima kekalahan dengan sangat menyakitkan kala mereka disingkirkan oleh tim Italia AS Roma. Dalam pertandingan perempat final tersebut sebelumnya Barcelona telah unggul di leg pertama dengan skor 4-1 yang berlangsung di kandang Barcelona, Camp Nou. Namun kala melakoni leg kedua di kandang AS Roma, diluar dugaan Barcelona harus tunduk 0-3 dari tim tuan rumah. Secara agregat memang keduanya mengumpulkan skor yang sama namun Barcelona kalah produktivitas gol tandang yang membuatnya harus tersingkir dari Liga Champions 2018.

Kekalahan Barcelona yang menyakitkan tersebut nampaknya masih membayangi pelatih Barcelona Ernesto Valverde. Ia bahkan melabeli hari itu sebagai hari yang mengerikan. Valverde sendiri mengakui jika Barcelona sudah bermain dengan tertekan sejak awal pertandingan karena AS Roma bermain menyerang karena ingin mengejar ketinggalan skor. Selain itu Barcelona juga dinilai kehilangan fokus karena terlena dengan keunggulan yang telah mereka raih di leg pertama.

“Kami melewati hari yang mengerikan. Analisisnya untuk leg kedua adalah segalanya tidak bagus. Saat undian, semua orang bertepuk tangan karena kami dapat Roma. Pertandingan pertama rumit di mana kami mampu mengambil keuntungan, tapi itu lebih buruk dari yang terlihat. Kami menang 4-1, kalau kami menang 2-1 maka semua orang –jelas semua orang– akan lebih fokus ke pertandingan kedua.

Itu adalah pertandingan di mana kami tertinggal sejak awal, mereka kuat dan kami tidak bisa membalikkan keadaan. Kredit untuk mereka. Dalam kompetisi seperti itu, Liga Champions atau Piala Dunia, semua bisa ditentukan oleh satu kesalahan dalam satu hari. Anda harus sangat fokus,” ujar Valverde mendeskripsiskan kejadian yang ia anggap mengerikan tersebut.

Musim ini, Barcelona akan kembali melakoni laga laga di Liga Champions 2018/2019. Sang mega bintang Lionel Messi sendiri sudah mematok target untuk bisa meraih titel Liga Champions yang sejak tiga tahun balakangan ini selalu berhasil diraih oleh sang rival Real Madrid. Namun tentu bukan hal yang mudah untuk dapat meraih gelar juara di kasta tertinggi klub eropa tersebut.

Leave a Reply