Bek AS Roma: Saya Tidak Tahu Malcom
Berita Bola Liga Italia

Bek AS Roma: Saya Tidak Tahu Malcom

Pembicaraan transfer Malcom nampaknya masih terus berlanjut. Setelah sang presiden AS Roma menolak permintan maaf pihak Barcelona terkait transfer tersebut, kini pemain AS Roma mulai ikut angkat bicara mengenai proses transfer pemain muda Brazil tersebut.

Sebelumnya Malcom mengambil keputusan berani dengan memilih Barcelona yang menyodorkan tawaran lebih besar di deti detik terakhir proses transfer dirinya ke AS Roma selesai. AS Roma telah mengklaim bahwa mereka dan Malcom telah memiliki kesepakatan secara lisan, bahkan AS Roma telah menjadwalkan tes medis untuk Malcom sebagai syarat selesainya transfer pemain tersebut. Namun Malcom memilih Barcelona dengan nilai kontrak sekitar 692 miliar rupiah.

Bek AS Roma, Manolas mengaku sangat kesal dengan keputusan pemain muda berusia 21 tahun tersebut. “ Saya tidak tahu siapa itu Malcom. Sebelum dia pindah ke barcelona, bahkan saya tiidak tahu siapa dia sesungguhnya,” ujar Manolas.

Manolas juga mengatakan jika ia tidak akan menyapa Malcom jika saja nanti Malcom dimainkan oleh Barcelona di laga International Champions Cup 2018 melawan AS Roma.

“ tidak ada alasan mengatakan halo kepada Malcom. Dia tidak mau pindah ke AS Roma dan lebih baik dia pergi ke Barcelona. Kami tidak pernah membicarakan masalah transfer. Tidak mudah bagi saya bahkan untuk sekedar berpikir pindah. Saya berada di klub yang memberi saya segalanya, berada di kota yang indah. Saya termasuk pemain yang tidak mau pergi,” tambah Manolas.

Manolas sendiri memiliki kontrak dengan AS Roma hingga tahun 2022 nanti. Namun Manolas saat ini diincar oleh beberapa klub elite Inggris seperti Arsenal, Chelsea, dan juga Manchester United.

Nampaknya Manolas merupakan pemain yang cukup setia dengan AS Roma dan tidak tertarik untuk pindah. Sebenarnya kasus ‘pembajakan’ pemain seperti yang terjadi pada Malcom sudah beberapa kali terjadi di dunia persepak bolaan dan hal tersebut tidak melanggar hukum apabila belum terjadi persetujuan kontrak yang memiliki kekuatan hukum. Namun secara etika hal tersebut masih dapat diperdebatkan.

Leave a Reply