Berita Bola Liga Champions

Dikalahkan Ajax, Pelatih Tottenham: Kami Masih Hidup

Nasib tak baik harus diterima oleh Tottenham Hotspur dalam pertandingan semifinal leg pertama Liga Champions yang berlangsung hari Rabu kemarin di kandang sendiri. Tottenham harus kalah dari Ajax Amsterdam dengan skor 0-1. Hasil ini tentu membuat Tottenham harus berupaya jauh lebih keras lagi pada leg kedua nanti di kandang Ajax jika ingin menyegel tiket babak final.

Pada pertandingan kemarin, bisa dikatakan Tottenham terlambat panas. Sepanjang babak pertama, seolah Tottenham begitu sulit keluar dari tekanan lawan. Namun di babak kedua berhasil memberikan perlawanan yang berarti. Hanya saja sayangnya tidak membuahkan gol sama sekali.

Kendati semifinal leg pertama harus diterima oleh Tottenham dengan hasil yang buruk, namun sang pelatih, Mauricio Pochettino menegaskan bahwa ini bukanlah akhir dari segalanya. Pochettino masih menatap optimis satu laga tersisa di pekan depan yang akan menjadi penentuan. Bahkan ditegaskan oleh Pochettino bahwa kekalahan ini lantas masih membuat tim asuhannya ‘hidup’ alias belum menyerah,

Bagi Pochettino, sepanjang laga di leg pertama kemarin berlangsung, Tottenham telah mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Ia mengklaim kekurangan energy menjadi faktor utama Tottenham gagal meraih hasil optimal.

“Saya rasa kita tidak mengawali babak pertama dengan cara yang bagus. Mereka menunjukkan energy yang lebih dibandingkan kita. Kurangnya energy tersebut menjadikan laga lebih sulit. Kita mulai bermain lebih baik seiring dengan berjalannya waktu serta menunjukkan permainan yang sebenarnya ingin kita tampilkan sedari awal” ungkap Pochettino, seperti yang dilansir oleh laman resmi UEFA.

“Kita masih hidup. Kita hanya kalah 0-1. Kita harus tetap percaya bahwa kita akan ke sana untuk menang” tegasnya.

Lebih lanjut, Pochettino juga berbicara soal peluang Tottenham yang sejatinya lebih terbuka cukup lebar di babak kedua. Dinilai oleh Pochettino bahwa Tottenham kurang mampu memanfaatkan peluang yang ada dengan baik di babak kedua. Tercatat, sepanjang laga Tottenham telah membuat 12 tembakan. Sedangkan Ajax hanya 10 saja. Akan tetapi tembakan tepat sasaran Tottenham kalah 1-2 dengan Ajax. Ditambah lagi 2 peluang tersebut, 1 diantaranya berhasil diekseskusi dengan baik oleh Ajax dan berbuah gol.

“Pada babak kedua, kita menekan balik mereka. Namun kita tidak menciptakan cukup peluang. Apabila Anda menganalisis gol tersebut, itu terjadi lantaran kita lengah. Cara kita memainkan laga ini kurang bagus. Tanggung jawab sepenuhnya ada di tangan saya lantaran saya adalah manajernya” tutur Pochettino.

Leave a Reply