Dikalahkan Juventus, Spaletti Sesalkan Inter Milan yang Tidak Konsisten
Berita Bola Liga Italia

Dikalahkan Juventus, Spaletti Sesalkan Inter Milan yang Tidak Konsisten

Pelatih Inter Milan, Lucian Spalletti melayangkan kritikan kepada tim asuhannya yang dirasa kerap kali tidak konsisten sepanjang pertandingan kontra Juventus dini hari WIB tadi. Inter harus menelan kekalahan 0-1 atas Juve. Sepanjang laga berlangsung, intensitas permainan dari kedua tim cukup tinggi hingga gol baru tercipta di babak kedua oleh Mario Mandzukic untuk Juventus.

Sejatinya sejak awal laga Inter Milan sudah cukup baik, terlebih di paruh pertama laga. Akan tetapi sayangnya ada beberapa peluang yang didapat Inter tidak mampu dioptimalkan untuk berbuah jadi gol. Hal ini yang disesalkan oleh Spalletti.

Salah satu peluang bagus yang diperoleh Inter Milan terjadi ketika Mauro Icardi dengan cermat melesatkan umpan pendek yang menjadikan Roberto Gagiliardini punya ruang tembak yang nyaman untuk dieksekusi jadi gol. Namun sayangnya penyelesaian akhir tidak maksimal dan hanya menyentuh mistar gawang.

Dinilai oleh Spalletti bahwa timnya dalam laga kontra Juve ini memang masih kurang konsisten. Inilah yang jadi faktor terbesar Inter menerima kekalahan dari Juve. “Pertandingan ini seharusnya dimainkan dengan sikap yang konsisten, menyadari kalau ada suatu ketika Anda berada dalam tekanan yang harus memerlukan 10 pemain di belakang bola” ungkap Spalletti seperti yang Skysport Italia kabarkan.

“Sejatinya kita secara garis besar dapat melakukan hal itu, namun ada beberapa situasi dimana kita tidak dapat membaca hal itu. Namun ada beberapa situasi dimana kita tidak dapat membaca pemainan mereka dengan baik. Sebaliknya, Juventus melakukan kesalahan itu” lanjutnya.

Menyadari bahwa Juventus memang lebih unggul dibandingkan tim asuhannya, Spallettti menilai keunggulan Juve dari Inter terletak pada kepintaran dalam memanfaatkan situasi di lapangan. Ia begitu menyesalkan anak didiknya yang tampil tidak konsisten sepanjang laga berlangsung, terlebih di babak kedua. “Apabila sebuah tim unggul, pasti ada perbedaan. Namun kita terlalu sering melakukan kesalahan yang bodoh. Terdapat satu kejadian dimana kita menyerang, namun tidak dapat mengalirkan bola kedepan. Hal seperti itu dapat menjadi perbedaan dan kita kesulitan untuk konsisten sepanjang 90 menit” pungkas Spalletti.

Leave a Reply