Berita Bola Bola Internasional Liga Spanyol

Griezmann Mengklaim Sudah Makan Malam Bareng Messi, Mulai Akur?

Dua bintang Barcelona, Lionel Messi dan Antoine Griezmann, dikabarkan punya hubungan yang kurang harmonis. Griezmann disebut-sebut kesulitan untuk berkomunikasi dengan Lionel Messi, sehingga berpengaruh pada kerja sama mereka di lapangan.

Messi disebut sebagai satu di antara pemain yang tidak setuju dengan kedatangan Antoine Griezmann ke Barcelona. Beberapa pemain Barcelona sudah membantah tentang keretakan di dalam tim itu, tapi tak serta merta membuat isunya hilang.
Dalam wawancara dengan UEFA baru-baru ini, Griezmann mengklaim sudah makan malam bersama Messi dan juga Luis Suarez. Dia juga membicarakan tentang alasan membutuhkan proses adaptasi di Barcelona, terutama dalam hubungan personal dengan pemain lain.

“Saya benar-benar pemain dan bermasalah berbicara dengan orang lain. Saya bukan tipe orang yang akan memulai pembicaraan. Saya terlalu pemalu,” kata Griezman, seperti dilansir Marca, Senin (25/11/2019).

“Luis, Leo dan saya saling mengenal satu sama lain. Kami sudah makan malam bersama dan hubungan kami terus berkembang seiring berjalannya waktu. Tentu saja jika kami merasa nyaman bermain di lapangan akan berpengaruh pada apa yang akan terjadi,” imbuh Antoine Griezmann.
Antoine Griezmann juga tak pelit melontarkan pujian untuk Messi. Dia mengaku senang bisa bermain bersama pria Argentina itu di Barcelona.

“Dia pemain yang tak akan pernah kita lihat lagi dalam 40 tahun ke depan. Kami hanya bisa menikmati permainannya, menjadi rekan setimnya, menontonnya dari tribune, karena apa yang dilakukannya dengan bola sulit dipercaya. Saya merasa senang melihatnya bermain, sekaligus bermain bersamanya,” urai Griezmann.

“Saya berusaha mempelajari dan memahami permainan rekan-rekan setim. Mereka semua baru bagi saya. Saya tak bisa mengontrol karier Luis Suarez, Messi dan Dembele, para gelandang atau bek kiri.”

“Saya berusaha memehami secepat mungkin karena rekan setim membutuhkan saya. Tapi, terkadang rasanya sulit. Ketika mendapat bola, saya kurang percaya diri untuk mengoper, menendangnya ke gawang. Tapi itu akan datang seiring berjalannya waktu,” imbuh pemain berkebangsaan Prancis itu.

Leave a Reply