Berita Bola Liga Jerman

Ini perbedaan Budesliga, La Liga, Premier League dan Serie A Bagi Coutinho

Pemain rekrutan anyar Bayern Munchen, Philippe Coutinho nampak mulai bisa beradaptasi dengan pola permainan yang ada di Bundesliga. Sang gelandang optimis kalau dirinya tidak akan merasakan kesulitan yang berarti untuk beradaptasi di Bundesliga kedepannya lantaran ia punya bekal pengalaman di Premier League yang baginya tidak jauh berbeda.

Coutinho datang ke Bayern Munchen dengan status sebagai pemain pinjaman sampai dengan satu musim kedepan. Menyusul karena sang pemain yang mulai tidak memperoleh tempat di skuad Barcelona.

Bersama dengan Bayern Munchen, diyakini Coutinho akan berupaya untuk mengembalikan nama baiknya. Ia akan membantu Bayern untuk meraih gelar juara dan juga mewujudkan target untuk kembali pada level permainan terbaiknya.

Kepindahan Coutinho ke Bayern Munchen menjadikannya pun merasakan atmosfer yang berbeda dari empat turnamen besar Eropa. Mulai dari Serie A saat ia membela Inter Milan, kemudian Premier League saat ia berseragam Liverpool, La Liga saat bersama Barcelona dan kini Bundesliga bersama Bayern. Ia pun membeberkan perbedaan antara ketiga kompetisi tersebut.

Bundesliga sendiri telah berjalan lima pekan musim ini. Coutinho menunjukkan dirinya tidak terlalu kesulitan untuk beradaptasi di Jerman. Bagi Coutinho, diantara keempat kompetisi yang sudah pernah ia ikuti, Bundesliga paling mirip dengan Premier League soal intensitas laga yang dilangsungkan.

“Saya rasa Bundesliga sangat mirip dengan Premier League dalam hal intensitas laga. Laga-laga yang ada di sini selalu seimbang. Semua tim bertarung sampai dengan akhir, berjuang untuk merebut setiap bola” tutur Coutinho, seperti yang dilansir pada laman resmi Bundesliga.

Coutinho menilai kalau La Liga berbeda dengan Bundesliga dan Premier League. Sepanjang bermain bersama Barcelona di La Liga, Coutinho merasa lebih nyaman menguasai bola serta harus berpikir untuk meruntuhkan pertahanan lawan. Sehingga dengan kata lain lawan lebih cenderung untuk bertahan ketimbang menyerang.

“Sedangkan, di La Liga, tim-tim lawan cenderung bermain bertahan ketika menghadapi Barcelona. Mereka memberikan kita lebih banyak ruang untuk bermain. Namun tidak mudah untuk meruntuhkan pertahanan dari lawan. Itulah perbedaan utamanya yang saya rasakan sejauh ini” jelasnya.

Leave a Reply