Jangan Bandingkan Sarri dengan Conte
Berita Bola Liga Inggris

Jangan Bandingkan Sarri dengan Conte

Chelsea kini tampil berbeda dibawah asuhan dari pelatih anyar mereka, Maurizio Sarri. Hal ini terlihat dari tiga laga yang telah dijalani oleh Chelsea yang ketiganya berakhir dengan kemenangan. Selain berhasil menang, namun permainan Chelsea juga berubah, kini Chelsea lebih tampil dominan dan juga proaktif daripada sebelumnya ketika masih diasuh oleh Antonio Conte. Memang pelatih baru Chelsea, Maurizio Sarri, memiliki gaya permainan yang berbeda dengan gaya kepelatihan Antonio Conte.

Chelsea bersama Sarri tampil lebih menyerang dan juga lebih dominan. Pasalnya Sarri memiliki gaya permainan yang khas yang dijuluki ‘Sarrismo’. Gaya permainan tersebut sekilas mirip dengan tiki taka khas Pep Guardiola, namun bedanya ‘Sarrismo’ lebih berfokus untuk mengalirkan bola dari belakang dan mendominasi permainan di daerah pertahanan lawan.

Sarri lebih gemar gaya bermain yang menyerang dengan umpan umpan pendek ala tiki taka. Gaya permainan seperti ini membuat Chelsea era Sarri lebih banyak mendominasi penguasaan bola. Tercatat Chelsea memiliki rata rata penguasaan bola mencapai 64,3%. Catatan tersebut menjadi makin baik lagi karena Chelsea memiliki akurasi umpan mencapai 89,9% dan berhasil melepaskan 17,3 tembakan per pertandingan.

Statistik inilah yang membuat performa Chelsea amat bagus awal musim ini. Sementara itu jika dibandingkan dengan Chelsea era Conte, pada era itu Chelsea memiliki rataan penguasaan bola hanya 54,4% saja dan akurasi umpan 84% serta mencatatkan tembakan per pertandingan sebanyak 15,9. Tentu statistik yang dimiliki Sarri lebih baik daripada yang dimiliki Conte.

Gaya permainan ini nampaknya lebih disukai oleh para pemain Chelsea. Namun Antonio Rudiger yang merupakan bek Chelsea mengatakan jika setiap pelatih memiliki gaya permainan yang berbeda beda sehingga tidaklah adil jika membandingkan keduanya.

“Berhenti membandingkan. Kami banyak menguasai bola dan mencoba untuk menekan jauh ke area lawan sekarang ini. Sistem ini bagus untuk para penyerang kami karena kami menguasai bola di sebagian besar jalannya laga, tapi ya normal kalau Anda kehilangan bola juga. Jadi kami butuh para pemain besar untuk membantu pertahanan dan saya rasa N’Golo dan Kovacic bekerja sangat baik,” ujar Reudiger.

Leave a Reply