Karena Zidane, Ceballos Tetap Bertahan di Real Madrid
Berita Bola Liga Spanyol

Karena Zidane, Ceballos Tetap Bertahan di Real Madrid

Gelandang Real Madrid, Dani Ceballos ternyata sempat mempunyai niatan untuk kembali ke mantan klubnya, Real Betis. Niatan tersebut sempat muncul pada awal tahun 2018. Akan tetapi Ceballos memutuskan untuk tetap bertahan sampai dengan saat ini. Bertahannya Ceballos untuk tetap berseragam Madrid ternyata ada pengaruh besar sosok mantan pelatih, Zinedine Zidane. Zidane mencegah Ceballos untuk angkat kaki lebih cepat dari El Real.

Musim kemarin memang jadi musim yang lumayan berat bagi Ceballos. Pasalnya, Zidane lebih banyak menjadikannya pilihan kedua di skuad utama Real Madrid. Catatan penampilan Ceballos sepanjang musim kemarin tak terlalu banyak, hanya 22 kali pada semua turnamen. Angka tersebut pun kebanyakan berangkat dari kursi pemain cadangan, bukan sebagai starter. Gelandang berusia 22 tahun itu hanya 9 kali dipercaya turun sebagai starter, 4 dalam gelaran La Liga Spanyol dan 5 lainnya di Copa del Rey.

Hal itu jadi dasar Ceballos kemudian di awal tahun mempunyai rencana untuk angkat kaki dari Real Madrid meskipun hanya sebagai status pinjaman di klub lain. Bahkan Ceballos sudah mempunyai klub incaran jika tak lagi di Madrid. Klub yang diincarnya tak lain adalah mantan klubnya, Real Betis.

Namun niatan tersebut ternyata tidak terealisasi. Ceballos masih bertahan bersama Los Blancos sampai akhir musim dan tenyata sosok Zidane lah yang mempengaruhinya untuk tetap bertahan. “Pada bulan Januari, saya berpikir untuk pergi keluar dan kembali ke Betis. Zidane mengatakan pada saya kalau sudah waktunya untuk tinggal (di Real Madrid). Saya bermain lebih banyak serta itu memberikan saya buah pada tahun ini untuk punya pengalaman bermain” papar Ceballos seperti yang dikabarkan oleh El Chiringuito.

Lebih lanjut Ceballos juga mengatakan kalau dirinya sempat merasa sakit hati dengan Real Betis. Hal itu yang juga jadi factor lain lagi mengapa ia tidak begitu memantabkan niatnya kembali ke Betis. “Saat saya kembali (ke Real Betis) dan mereka bersiul. Hati saya sakit. Mereka dapat memperbarui kontrak saya di Betis, mereka siap untuk menerima klausul saat ada tim yang tertarik. Semuanya disalahkan pada saja dan mereka mencucitangan mereka. Saya adalah fans Betis dan saat mereka bersiul rasanya sakit. Transfer tersebut merupakan penjualan termahal ketiga untuk Betis sepanjang sejarah” tegasnya.

Leave a Reply