Klopp Kabarkan Lovren Alami Cedera Hamstring
Berita Bola Liga Inggris

Klopp Kabarkan Lovren Alami Cedera Hamstring

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp memastikan bahwa bek tengah andalannya, Dejan Lovren mengalami cedera hamstring ketika menjalani pertandingan putaran ketiga Piala FA melawan Wolverhampton dini hari tadi.

Pada Pertandingan tersebut Liverpool menelan kekalahan 1-2 dari tim tuan rumah. Wolverhampton berhasil memimpin lebih dulu melalui gol Raul Jimenez. The Reds sempat menyamakan kedudukan lewat Divock Origi sebelum Ruben Neves memastikan kemenangan Wolves.

Penderitaan Liverpool semakin bertamah dengan cederanya palang pintu utama mereka, Lovren di awal pertandingan tersebut. Tentu saja pelatih Klopp terpaksa memainkan bek yang masih berusia 16 tahun, Ki-Jana Hoever.

Sebelumnya Klopp telah mengatakan bahwa dirinya tidak akan memainkan Lovren dalam pertandingan tersebut. Namun krisis lini belakang yang dialami Liverpool memaksa sang pelatih bertindak sebaliknya. Bahkan Lovren harus dipasangkan dengan pemain yang memiliki posisi asli sebagai gelandang, Fabinho.

“Lovren Mengalami cedera hamstring, itulah yang saya dengar, tanpa pertanda apa pun sebelumnya. Saya bertanya pada semua orang, tak ada tanda, jadi saya harus membuat keputusan,” ungkap Klopp seperti dikutip laman resmi klub.

“Saya tak yakin apa yang kalian semua bakal katakan jika dari awal bek tengah yang bisa dimainkan adalah Fabinho dan Ki-Jana [Hoever], mungkin beberapa orang yang sangat pintar akan mengatakan bahwa saya tak menghormati kompetisi Piala FA atau apa pun itu,” sambungnya.

Selain memberitakan cedera Lovren, Klopp juga memberikan pujian kepada penampilan yang ditunjukan oleh Hoever. Sebagai seorang remaja 16 tahun, penampilan Hoever dinilai sudah memenuhi ekspektasi.

“Kami mencoba segala cara yang kami bisa. Tentu saja, di sisi lain tak masuk akal memainkan bocah 16 tahun sejak awal. Kami tak memainkan dia, kami menunggu hingga dia benar-benar siap, tapi ia bermain bagus,” tutur Klopp.

“Dia masuk lapangan dan tampil apik. Terkadang sesuatu diawali seperti ditu, ketika mereka benar-benar dibutuhkan maka bukan soal apakah mereka sudah cukup bagus dan bukan berapa usia mereka. Dia bermain bagus,” tukasnya.

Leave a Reply