Berita Bola Liga Champions

Klopp Tetap Senang Meski Liverpool Kalah

Meskipun Liverpool harus menderita kekalahan dari Barcelona pada pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions, namun hal itu lantas tidak membuat pelatih Liverpool, Jurgen Klopp terlalu kecewa. Klopp begitu realisis menyadari bahwa memang menang kalah dalam sepakbola sudah menjadi sebuah hal yang sangat wajar. Sekalipun memang menyedihkan, ia tak memandang bahwa kekalahan Liverpool sepenuhnya adalah hasil yang buruk.

Sepanjang babak pertama berjalan, baik Barcelona maupun Liverpool telah melakoni laga dengan kekuatan yang seimbang. Namun di babak kedua, megabintang Barca, Lionel Messi lagi-lagi jadi pembeda. Messi menyumbang 2 gol di babak kedua dan mengantarkan Barcelona menang 3-0 atas Liverpool setelah 1 gol pembuka dibuat oleh Luis Suarez.

Klopp tidak menutup mata atas kualitas yang dimilik oleh Barcelona dan pemain bintangnya. Ia sudah memprediksi bahwa perlawanan ketat akan diberikan oleh Barcelona. Akan tetapi Klopp memandang bahwa anak didiknya telah tampil dengan baik sepanjang laga melawan Barcelona dan bahkan Klopp mengaku senang dengan penampilan Liverpool.

“Sepakbola memang seperti ini. Anda tidak memperoleh angka, hanya hasil yang menyakitkan. Ini adalah soal mencetak gol. Performa kita sudah begitu bagus. Para pemain telah memainkan laga super. Melawan tim seperti Barcelona, sedikit momen saja sudah cukup untuk memberikan kesempatan. Saya senang dengan performa (tim) kita. Tentu bukan dengan hasilnya. Namun kita harus menerimanya” tegas Klopp, seperti yang dilansir oleh laman resmi UEFA.

Menurut Klopp, Liverpool telah memberikan perlawanan yang setimpal untuk Barcelona. Terlebih ketika Barcelona memimpin 1-0 sepanjang babak pertama. Upaya-upaya untuk mencetak gol pun sudah dilakukan dengan optimal oleh Liverpool. Hanya saja sayangnya memang efektifitas Barcelona nyatanya masih lebih baik.

“Apa yang dapat saya katakan? Cara kita untuk membuat mereka kesulitan sudah luar biasa. Kita mengontrol bola dengan sangat baik pada babak kedua. Tertinggal 1-0 sudah begitu sulit. Namun biasanya bukanlah masalah besar. Pada paruh waktu, kita menganalisis permainan kita di babak pertama serta berkata pada para pemain apa yang dapat kita lakukan lebih baik lagi” ucapnya.

Leave a Reply