Komentar Mourinho Tentang Smailling dan Rambut Barunya
Berita Bola Liga Inggris

Komentar Mourinho Tentang Smailling dan Rambut Barunya

Lini belakang Manchester United selama ini memang menjadi masalah besar yang menyebabkan performa Manchester United masih jauh dari musim sebelumnya. Dari empat laga awal yang telah dijalani Manchester United, tim berjuluk Setan Merah ini sudah meraih dua kali kekalahan. Untung saja saat melakoni laga kelima mereka di Liga Primer Inggris melawan Watford,

Manchester United mampu memenangkan pertandingan dengan skor 2-1 lewat gol yang dicetak oleh Romelu Lukaku dan juga Chris Smailling. Dalam pertandingan tersebut, pelatih Manchester United meggunakan komposisi bek tengah yang diisi oleh Chris Smailling dan juga Victor Lindelof. Keduanya dalam pertandingan akhir pekan lalu nampak solid dan berhasil menghalau serangan dari Watford meski harus kebobolan satu gol. Performa apik lini pertahanan Manchester United memang tidak bisa terlepas dari peran Marouane Fellaini yang berperan sebagai jangkar yang sering kali membantu pertahanan.

Masalah lini belakang Manchester United ini memang sudah dikeluhkan oleh Jose Mourinho sejak musim 2018/2019 belum bergulir. Sejumlah nama sepertu Yerry Mina hingga Jerome Boateng menjadi incaran Mourinho pada bursa trasnfer musim lalu. Namun Mourinho harus menerima kenyataan bahwa tidak ada satu pun pemain bertahan yang berhasil didatangkan oleh Manchester United pada awal musim ini. Namun nampaknya kini Mourinho sudah cukup puas dengan performa Smailling dan kawan kwan di lini pertahanan Manchester United.

“Dia (Smalling) main bagus, satu-satunya yang tak saya suka dari Chris saat ini adalah potongan rambutnya. Tapi saya bukan siapa-siapanya untuk memberi tahu soal itu,” ujarnya Mourinho. Memang Chris Smailling nampak memiliki gaya potongan baru pada pertandingan melawan Watford, ia diketahui memilih gaya rambut dreadlock sebagai gaya rambut barunya.

“Tapi dia bermain sangat baik, juga Victor (Lindelof). Dan saya ulangi, Marouane Fellaini sangat penting untuk mereka berdua di dua laga sulit, laga dengan duel dua lawan dua (striker). Karena Burnley dan Watford memainkan dua penyerang, dua penyerang kuat,”¬†ujar Mourinho.

Leave a Reply