Kroos Sarankan Sane Perbaiki Bahasa Tubuhnya
Berita Bola Liga Inggris

Kroos Sarankan Sane Perbaiki Bahasa Tubuhnya

Rekan senegara Leroy Sane, Toni Kroos mempertanyakan sikap dan bahasa tubuh pemain muda tersebut. Ia juga menyarankan kepada Sane untuk memperbaiki bahasa tubuhnya tersebut. Pasalnya bahasa tubuh Sane dianggap menunjukkan sikap yang angkuh.

Sane sendiri saat ini sudah kembali dipanggil ke tim nasional Jerman dibawah asuhan pelatih Joachime Loew. Pasalnya pada saat gelaran Piala Dunia 2018 di Rusia lalu, nama Sane tidak ada dalam daftar skuat Jerman. Namun jelang laga persahabatan pada jeda Internasional kali ini, Sane telah ikut latihan bersama rekan rekannya yang lain.

Sane sendiri sebenarnya datang ke tim nasional Jerman dengan kondisi yang kurang baik. pasalnya Sane musim ini kerap menjadi penghangat bangku cadangan di Machester City. Bahkan yang paling parah, nama Sane di coret dalam daftar skuat Manchester City saat menghadapi Newcastle United pekan lalu. Pep Guardiola yang merupakan manajer dari Manchester City kabarnya tidak suka dengan sikap Sane selama latihan. Hal tersebut juga diungkapkan oleh rekan senegaranya, Toni Kroos.

“Terkadang Anda punya perasaan atas bahasa tubuh Leroy, bahwa itu semuanya sama apakah kami menang atau kalah. Dia harus memperbaiki bahasa tubuhnya. Sane adalah pemain segalanya untuk menjadi pemain kelas dunia, tetapi terkadang Anda harus mengatakan kepadanya bahwa dia harus tampil lebih baik. Apa yang terlihat jelas adalah kualitasnya, langkahnya, dan kaki kirinya. Dia fantastis untuk City tahun lalu, tapi Pep memiliki masalah yang sama saat ini – dia berusaha mendapatkan yang terbaik dari Sane. Jika dia melakukannya, dia adalah senjata sesungguhnya. Dia punya kualitas, terutama bagi kami, tapi mungkin pelatih kepala melihat performanya untuk tim nasional dan tidak senang,” ujar Toni Kroos menjelaskan.

Sane sendiri sebelumnya merupakan pemain muda berbakat yang gadang gadang mampu membawa Manchester City dan juga tim nasional Jerman meraih prestasi. Tentu amat disayangkan jika masalah sikap dan etika seperti ini membuat karier Sane menjadi terpuruk.

Leave a Reply