Lupakan Mourinho, Inter Milan Ingin Fokus dengan Spalletti
Berita Bola Liga Italia

Lupakan Mourinho, Inter Milan Ingin Fokus dengan Spalletti

Direktur utama Inter Milan, Piero Ausilio terlihat bahwa dirinya tak ingin lagi meladeni rumor mengenai kedekatan timnya dengan pelatih asal Portugal, Jose Mourinho. Hal ini karena Inter Milan saat ini hanya ingin terus fokus bersama pelatih mereka saat ini, Luciano Spalletti.

Seperti yang diketahui, kabar mengenai ketertarikan Inter Milan untuk membawa Jose Mourinho mulai beredar sejak beberapa bulan lalu, tepatnya ketika sang pelatih berada di ujung tanduk pemecatan oleh Manchester United. Rumor semakin menguat ketika Jose Mourinho di pecat dari Old Trafford.

Di tambah lagi momen tersebut hampir bertepatan dengan kegagalan Inter Milan di ajang Liga Champions. Tentu saja sosok Spalletti dituduh sebagai orang yang harus bertanggung jawab atas kekalahan Inter Milan dengan PSV di laga terakhir fase grup yang membuat mereka tak bisa lolos ke babak 16 besar Liga Champions.

Karena hal tersebut kabar mengenai pemecatan Spalletti serta kedekatan dengan Mourinho pun semakin besar, namun Ausilio tak menanggapi hal tersebut. Menurutnya, Mourinho merupakan masa lalu dan timnya sendiri saat ini lebih tertarik untuk menatap masa depan dengan Spalletti.

“Dia bukanlah bayangan, dan saya tak merasa terkejut saat dia dibicarakan pada satu waktu saat orang-orang harus berkata sesuatu,” ujar Ausilio kepada Sky Sport Italia.

“Kami bekerja lebih rasional ketimbang itu. Kami hanya melibatkan sedikit perasaan. Proyek kami telah berjalan selama satu setengah tahun dengan Spalletti, dan itu akan terus berjalan bersamanya untuk bertahun-tahun lamanya,” lanjutnya.

Selain kabar mengenati kedekatan dengan Mourinho, Inter Milan juga sering dikaitkan dengan peraih Ballon d’Or tahun 2018, yakni Luka Modric. Meski tak mengelak bawha timnya tertarik untuk mendatangkan gelandang asal Kroasia itu, tapi ia menegaskan bahwa Inter Milan tak mampu unutk mendatangkan sang pemain.

“Saya tidak percaya itu bisa terjadi, tapi pada saat yang bersamaan saya menganggap kami bisa bermimpi. Saya hanya berkata: ‘Kami di sini, bila Real Madrid merasa itu bisa dicapai maka kami bisa berbicara mengenai itu’,” tambahnya.

“Namun, melihat kemungkinan kami, kami tidak merasa yakin untuk memulai negosiasi. Akankah kami mengejarnya lagi? Kami berbicara soal pemain penting dan berkualitas, tetapi anda tak bisa bicara soal mustahil di sepak bola,” tandasnya.

Leave a Reply