Liga Champions

Pelatih Manchester United Minta Timnya Pecundangi Barcelona

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer meminta kepada para pemain Manchester United untuk bisa pecundangi Barcelona lagi di Liga Champions sama seperti yang mereka lakukan pada tahun 1999 silam.

Pelatih Solskjaer akan menekan para pemainnya sehingga bisa menjadi legenda Setan Merah selanjutnya ketika bermain di Camp Nou. Pemain asal Norwegia itu yakin akan ada keajaiban di markas Barcelona sama seperti yang pernah ia rasakan pada jaman dulu.

Tentu saja hal tersebut tidak akan mudah dilakukan oleh kubu Setan Merah, hal ini karena mereka harus mengejar defisit 1-0 leg pertama. Di tambahkan lagi skuad asuhan pelatih Solskjaer itu juga tidak diunggulakan menang ketika melawan Barcelona demi terus untuk melanjutkan ke babak selanjutnya.

Apa yang diinginkan oleh sang pelatih terhadap para pemain Manchester United masih bisa dimaklumi. Hal ini karena Setan Merah memiliki sejarah masa lalu yang luar bisa ketika berhadapan Barcelona. Mulai dari juara Piala Eropa 1968 hingga masa Roy Keane dan Ole di Camp Nou tahun 1999 silam.

Pelatih Man United masih percaya jika timnya saat ini bisa melakukan hal yang sama. Pelatih Solskjaer yakin jika Paul Pogba cs mampu mempecundangi Lionel Messi cs di kandang mereka sendiri.

“Kami terlalu banyak mengenang kembali sejarah klub di saat seperti ini. Karena hal itu bisa kami ulang kembali ketika mengalahkan PSG. Saya menegaskan lagi jika klub saat ini bisa membuat laga seperti di masa lalu dan itu merupakan yang bisa kami lakukan.”tegas sang manajer.

“Kami bisa melakukannya ketika melawan Barca nanti, jika itu berhasil kami lakukan maka itu akan menjadi salah satu hasil terbesar dan akan menjadi sejarah besar untuk klub ini. Itulah alasan para pemain bermain di klub ini, karena kesempatan menjadi pahlawan dan legenda. Mereka pasti bangkit.” imbuhnya.

“Dulu saya sampai mencederai diri saya sendiri saat lakukan sliding dengan lutut saya. Engkel saya sampai nyangkut dan terpelintir. Bukan masalah besar karena hal itu tidak bisa merebut senyum bahagia di wajah saya,” pungkasnya sambil nostalgila masa jadi pemain Setan Merah.

Leave a Reply