Romelu Lukaku Masih Jadi Bagian Penting Untuk MU
Berita Bola Liga Inggris

Romelu Lukaku Masih Jadi Bagian Penting Untuk MU

Manajer interim Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer menegaskan kalau sosok Romelu Lukaku sampai dengan saat ini masih menjadi salah satu bagian penting untuk skuad asuhannya. Kendati sang pemain cukup banyak jadi penghias bangku cadangan pada beberapa laga terbaru MU, namun Solskjaer mengakui kalau sosok Lukaku tetaplah menjadi yang penting dan diyakini bakal mampu memberi kontribusi untuk MU.

Tercatat sejak Solskjaer ditunjuk sebagai pelatih interim MU untuk menggantikan Jose Mourinho yang dipecat, Lukaku masih hanya turun satu kali saja sebagai starter. Sehingga dengan kata lain Lukaku tidak terlalu memiliki andil besar dalam enam kemenangan beruntun yang diraih oleh MU sejak dilatih oleh Solskjaer.

Lukaku turun pada 3 pertandingan MU bersama Solskjaer dengan berangkat dari bangku cadangan pada gelaran Premier League. Kendati demikian, Lukaku tetap dapat tampil optimal dengan menyumbangkan dua gol. Keberadaan Lukaku dalam skuad tak pernah diabaikan oleh Solskjaer meskipun pada aplikasinya memang kebanyakan masih lebih mendalkan kolabarasi Marcus Rashford, Anthony Martial dengan Jesse Lingard.

Solskjaer tak menampik bahwa memang ada nama-nama yang lebih banyak bermain dibandingkan Lukaku. Akan tetapi ia tetap meyakini kalau Lukaku pun sebagai salah satu pilihan yang sangat penting. “Ia (Lukaku) adalah bagian besar dari skuad kita, itu jelas. Dengan pribadinya di lingkungan kita. Tidak ada pemain lain yang mencetak gol sebanyak yang dicetaknya pada sesi latihan” ungkap Solskjaer, seperti yang dikutip dari FourFourTwo.

“Terdapat tiga pemain yang paling banyak bermain. Namun Anda masih memiliki Lukaku, masih ada juga Juan (Mata), lalu Alexis (Sanchez). Sehingga saya memiliki enam penyerang depan yang dapat saya rotasi serta Rom jelas akan banyak turun bermain” tegasnya.

Solskjaer menilai bahwa kondisi dimana Lukaku lebih banyak jadi penghangat bangku cadangan ataupun turun bermain sebagai pemain pengganti, ini bukanlah sebuah permasalahan yang berarti. Dengan memiliki 6 penyerang, justru Solskjaer ingin melakukan rotasi yang lebih banyak dan memberi kesempatan bermain untuk semua penyerangya.

“Saya pernah jadi salah satu dari empat striker saat kita bermain dengan dua penyerang. Sekarang ini kita memiliki enam pemain depan serta kita bermain dengan tiga penyerang. Kita akan baik-baik saja lantaran dapat merotasi pemain serta ada cukup banyak laga dan menit bermain. Ini merupakan perkara memanfaatkan kesempatan saat Anda memperolehnya. Serta sejujurnya Rom telah mencetak tiga gol dan Marcus telah mencetak tiga gol” pungkasnya.

Leave a Reply