Berita Bola Liga Inggris

Sempat Marah Pada Sesi Latihan, Apa yang Terjadi dengan Sarri?

Juru taktik Chelsea, Maurizio Sarri sempat membuat awan kelam menyelimuti Chelsea jelang pertandingan  final Liga Eropa melawan Arsenal pada Kamis, 30 Mei 2019 dini hari WIB kemarin. Pada saat itu, pria berkebangsaan  Italia tersebut terlihat meninggalkan para pemain yang sedang berlatih dengan wajah yang penuh amarah..

Sebelumnya sudah ada Gonzalo HIguain yang memutuskan untuk menarik diri lebih dahulu bersama rekannya dalam satu tim, Pedro.  Bisa dibilang, awalnya adalah dari sini.  Semua berawal saat Higuain dan bek The Blues, David Luiz melakukan duel yang cukup keras.

Keduanya terlibat dalam adu mulut yang cukup panjang dan berakhir dengan kepergian Higuain ke ruang ganti dulua. Setelah kejadian terjadi,  Sarri terlihat menyusul kepergiannya menunjuk dan menenandang topi ke tanah.

Publik berasumsi bahwa Sarri marah karena kesalahpahaman antara kedua pihak yang membuat persiapan tim jadi kurang matang. Apalagi saat menjelang laga final Liga Europa, satu-satunya kompetisi tersisa dan satu-satunya kesempatan yang bisa dimenangkan oleh The Blues pada musim ini.

Namun, eks pelatih  Napoli itu menolak pernyataan tersebut. Ia justru mengatakan sebaliknya, bahwa dirinya merasa senang jika pemainnya terlibat perseteruan ketika dalam sesi latihan. Bagi Sarri, adanya perseteruan dalam sesi latihan justru merupakan bentuk keseriusan pemain dalam berlatih.  .

Kecewanya Sarri bertambah  bukan disebabkan karena David Luiz dan Gonzalo Higuain yang sedang tidak akur. Melainkan karena dirinya tak bisa melihat dengan jelas  proses latihan bola mati melalui teknologi kamera yang tersedia.

“Saya kecewa, sebab kami ingin mencoba solusi atas bola mati, tapi setelah 50 menit latihan kameranya baru ada di sana jadi kami kecewa dengan situasi itu, bukan dengan para pemain dan ini tentunya sangat tidak prodesional,” ungkap Sarri.kepada publik

Untungnya, pada laga final, Chelsea berhasil menuai kemenangan atas Arsenal dengan skor telak 4-1 dan berhasil menjadi juara Liga Europe tahun depan.  Dua dari empat gol The Blues diciptaka oleh sang bintang lapangan, Eden Hazard, sementara yang lainnya dikantongi Pedro Rodriguez dan Olivier Giroud.

Leave a Reply