Berita Bola Liga Inggris

Soal Masa Depannya, Lukaku Tak Jamin Bertahan Lama di MU

Pemain Manchester United, Romelu Lukaku mengaku kalau dirinya belum bisa memastikan terkait masa depannya akan lebih lama bertahan di MU atau sebaliknya. Lukaku memang tak menampik bahwa dirinya masih terikat kontrak dengan MU. Namun ia enggan menegaskan komitmennya untuk bertahan di Old Trafford untuk beberapa tahun kedepan.

Lukaku sendiri adalah adalah pemain yang direkrut oleh MU pada musim panas tahun 2017 yang lalu. The Red Devils membeli Lukaku dari Everton dengan dana senilai 75 juta pounds. Ia terikat kontrak berdurasi 5 tahun bersama MU dengan disertakan adanya perpanjangan kontrak selama satu tahun.

Sepanjang berseragam MU, Lukaku melewati jalan karir yang bisa dikatakan tidak terlalu mulus. Lukaku tak jarang mendapatkan kritikan karena kerap tampil dibawah performa terbaiknya dan gagal memenuhi ekspektasi sebagai striker mahal MU.

Hasilnya, belakangan ini pun muncul kabar terkait masa depannya. Lukaku dikabarkan siap untuk dilepas oleh MU. Saat dimintai tanggapan soal kabar masa depannya, Lukaku enggan menanggapi panjang dan menegaskan kalau dirinya belum dapat menjamin langkah yang akan ia ambil kedepannya.

“Saya? Saya tidak tahu. Saya tidak di sini untuk menanggapi gosip-gosip. Saya masih terikat kontrak (di MU)” ungkap Lukaku, seperti yang dilansir oleh Goal International.

Sebelumnya, Lukaku sempat memberikan pengakuan kalau dirinya punya mimpi untuk dapat bermain di kompetisi Serie A Italia. Hal itulah yang membuat masa depan Lukaku jadi pemberitaan hangat publik. Mimpi Lukaku untuk bisa bermain di Serie A suatu saat nanti ini juga dibarengi dengan catatan Lukaku sendiri yang pernah jadi bagian dari raksasa klub Serie A, Juventus.

“Serie A adalah sebuah mimpi. Itu benar-benar akan menjadi sebuah mimpi. Saya harap saya dapat bermain di sana suatu saat nanti” pungkasnya.

Manchester United saat ini tengah mengalami penurunan perfroma, dimana dalam 5 laga terbarunya, Lukaku dkk hanya meraih 1 kali kemenangan. Sedangkan 4 lainnya adalah 3 kali kalah dan sekali seri. Capaian tersebut tentu berbanding terbalik dengan capaian MU saat pertama ditangani oleh Ole Gunnar Solskjaer.

Leave a Reply