Berita Bola Liga Italia

Soal Masa Depannya, Mourinho: Saya Kira Bukan Italia

Jose Mourinho memberikan isyarat terkait kemana ia akan meneruskan karir kepelatihannya. Ia hampir dapat memastikan kalau klub selanjutnya yang akan ia tuju bukanlah klub Italia. Kemungkinan besar ia akan menuju ke Spanyol, Perancis ataupun ke Inggris.

Sejauh ini sejak Mourinho dilengserkan dari kursi kepelatihan Manchester United, ia memang masih menganggur, tidak melatih klub mana pun. Sempat muncul rumor bahwa dirinya berpeluang untuk melatih Inter Milan ataupun Real Madrid. Namun ternyata pada akhirnya tidak terwujud sampai dengan saat ini.

Nama Mourinho sendiri sejatinya pernah harum ketika dirinya duduk di kursi pelatih Inter Milan. Dua musim melatih, ia masuk dalam treble bersejarah di tahun 2010. Akan tetapi rupanya dalam waktu dekat Mourinho tidak ada rencana sedikit pun untuk mencoba mengukir nama dengan kembali ke Italia.

Ada cukup banyak kenangan manis Mourinho bersama Inter sejatinya, yang mana Inter pernah menjadi layaknya rumah dan juga keluarga baginya. Kala itu Mourinho hengkang dari Inter Milan lantaran Real Madrid memberikan penawaran yang begitu menarik hingga membuat Mourinho sulit untuk menolaknya.

Bahkan Mourinho sendiri mengakui bahwa berpisah dengan Inter kala itu adalah sebuah perkara yang cukup sulit. Namun sayangnya untuk meneruskan karir kepelatihan yang selanjutnya, Mourinho menegaskan bahwa Italia bukanlah tujuan dalam waktu dekat. “Masa depan saya? Saya kira bukan Italia. Inter memang merupakan rumah saya, keluarga saya. Massimo Moratti adalah teman, presiden saya” ungkap Mourinho, seperti yang Goal Internasional kabarkan.

“Cerita treble tersebut begitu fantastis. Pasca (final Liga Champions) Madrid, apabila saya kembali ke San Siro untuk merayakannya, saya tahu saya tidak akan meninggalkan Inter Milan. Saat Anda mengucapkan selamat tinggal kepada keluarga, itu bukan perkara yang mudah” pungkas Mourinho.

Saat angkat kaki dari Inter, nama Mourinho kala itu begitu bersinar. Ia menjadi salah satu pelatih terbaik pada kala itu dengan menorehkan catatan-catatan luar biasa baik di Inggris maupun di Italia. Wajar kalau kemudian Real Madrid kala itu ingin menariknya untuk melatih. Mourinho pun mengakui kalau tawaran Madrid saat itu sangat sulit untuk ditolak. “Saat itu saya sudah tahu kalau akan pergi (dari Inter). Saya tidak dapat menolak Madrid untuk ketiga kalinya” ucapnya.

Leave a Reply