Sosok Penting Antonio Conte yang Sempat Hadir di Masa Kebangkitan Juventus
Berita Bola Liga Italia

Sosok Penting Antonio Conte yang Sempat Hadir di Masa Kebangkitan Juventus

Prestasi mentereng yang ditunjukkan oleh Juventus sepanjang dilatih oleh Massimiliano Allegri di sekitar 4 tahun terakhir ini sudah tidak dapat diragukan lagi. Kendati demikian, hal tersebut tak menjadikan direktur olahraga Juventus, Fabio Paratici lantas kemudian melupakan jasa besar dari pelatih sebelumnya, yakni Antonio Conte.

Conte dipercaya untuk duduk di bangku kepelatihan Juventus pada tahun 2011 , yang mana kala itu Juve baru saja merampungkan musim dengan status mengenaskan, yaitu finish di posisi ke-7 papan klasemen Serie A. Pada musim debutnya kala itu Conte sontak saja langsung sukses membawa Juve menuju masa kebangkitan dengan mengantarkan untuk meraih gelar Scudetto.

Setelah berhasil gemilang di musim pertamanya, Conte terus melanjutkan hingga 3 musim beruntun sukses mengantarkan Juve jadi kampiun di Serie A Italia. Akan tetapi tepat pada tahun ketiganya duduk di bangku kepelatihan Juve, Conte memutuskan untuk hengkang.

Allegri pun kemudian ditunjuk sebagai pengganti Conte. Penunjukan mantan pelatih AC Milan itu mendapati reaksi keras dari banyak fans Juventus. Akan tetapi ia kemudian berhasil membuktikan kualitasnya sebagai pelatih dan membalas semua keraguan orang-orang padanya dengan sukses mengantarkan Juve memetik gelar juara Serie A dan Coppa Italia secara beruntun 4 musim.

Musim ini sendiri Juventus bersama Allegri memiliki peluang besar untuk kembali menjuarai Serie A Italia dan bahkan kans untuk menjuarai Liga Champions terbuka. Kendati begitu, Paratici sendiri tidak menampik kalau sosok Conte adalah penting bagi Juve, bukan hanya Allegri saja.

“Pada delapan tahun terakhir, kita mempunyai dua pelatih terbaik di dunia dalam diri Conte dan Allegri. Mereka adalah pelatih yang berbeda. Conte lebih berkarakter serta seorang organiser, dia sempurna untuk momen tersebut. Kita memerlykan pelatih yang memiliki ‘mentalitas Juventus’ dalam dirinya. Dengannya serta Agnelli, kita melihat kebangkitan klub” ungkap Paratici pada konferensi Dubai International Sports, seperti yang dikabarkan oleh Football Italia.

Soal karakteristik sendiri, Paratici menilai bahwa memang Allegri dan Conte adalah dua pelatih dengan karakteristik yang berbeda. Allegri yang dinilai kurang tergorganisir, namun bagi Paratici sosok Allegri punya keunggulan tersendiri. “Allegri masuk pada situasi yang berevolusi, dia datang dari klub besar seperti Milan serta memberikan kita mentalitas seperti itu. Ia mungkin sedikit kurang terorganisir, akan tetapi lebih teknis serta terbuka pada gaya bermain” pungkasnya.

Leave a Reply